SELAMAT BEKERJA PAK JOKOWI -MA`RUF DAN KABINET KERJA
JILID 2
Pemilu ini terasa beda dengan pemilu pemilu sebelumnya. Di 2014 , dengan rival yang sama yaitu Bp Prabowo Subiyanto , aku ikut berjuang memenangan Pak Jokowi dengan satu tekat „JANGAN SAMPAI ORDE BARU BERKUASA LAGI“.
Dengan kekuatan sendiri aku berjuang sendiri dan berusaha mempengaruhi sekitarku termasuk seluruh karyawan dan para mitra kerjaku WAJIB mendukung JOKOWI. Walau ada yang namanya demokrasi, tapi bagiku, mereka yang bekerja denganku wajib mendukung apa yang aku perjuangkan, TANPA AMPUN dan yang gak sepakat aku persilahkan mengundurkan diri.
Pemilu paska berkuasanya SBY ini serasa sangat dinamis dan partisipasi Rakyat dalam kampanye dan hari H pemilu sangat besar 81% mungkin bisa di katakan terbesar di dunia. Betapa tidak, setelah 30 th Suharto berkuasa dengan pemilu ala orde baru dan Rakyat hanya di jadikan alat legitimasi „Demokrasi“ dengan berbagai model sandiwara pemilu selama beberapa dasawarsa dimana hasil pemilu sudah bisa di perkirakan sebelumnya , heheeh… Alhamdulillah aku gak ikutan dalam proses itu.
Pasti ada sebabnya mengapa pemilu 2014 dan 2019 ini begitu terasa berbeda , di 2014 70% dan 2019 , 81% ( Data KPU). Kita kupas dari segi siapa yang menjadi calon Presiden. Paska Suharto lengser, Rakyat selama ini selalu di buat kecewa dengan pilihan yang di tetapkan di bilik coblosan. Memilih PDI Perjuangan dengan harapan Megawati jadi Presiden , eh.. yang jadi Presiden Gusdur karena peran „Poros tengah“ yang di komandani Amin RAIS. Kemenangan PDI Perjuangan yang RUARRRR BIASA hanya menempatkan Megawati di posisi Wakil Presiden.
Dan gak bertahan lama akhirnya GusDur di lengserkan oleh MPR dan Megawati naik jadi presiden. Rakyat berharap sangat banyak akan adanya perubahan Pemimpin negara ini untuk benar benar bekerja keras untuk kemakmuran Rakyat dan bukan seperti penguasa yang sebelumnya, kerja untuk keluarga dan handai taulan.. Rakyat memang diam dan keep silent menyaksikan kerakusan Penguasa yang duduk di Pemerintahan, dengan kekuatan kekuasaan di Legislatif yang hebat dan mempertontonkan perilaku KORUP para penguasa.
Diamnya Rakyat jangan di anggap remeh karena setelah perubahan UUD dan pemilu berubah menjadi pemilihan langsung, tidak melalui MPR maka rakyat itu seperti Hakim yang siap ketok palu dan menjatuhkan VONIS! Naiknya SBY sebagai Presiden salah satu contoh bagaimana Rakyat yang selama ini diam memberi secara konstitusional di pemilu untuk tidak memilih Megawati sebagai Presiden. Berjuta harapan di berikan rakyat ke pundak SBY sebagai presiden yang di harapkan mampu menyulap dan mensejahterakan Rakyat.
Rakyat memberi kesempatan dua kali utk berkuasa… tapi apa hasilnya.. penjara di penuhi koruptor itu yang tertangkap kalo semua tertangkap maka gak cukup penjara di Indonesia. Haarpan tinggal harapan baik Eksekutif dan Legislatifnya mengecewakan. Kita gak perlu bahas karena kita sudah tau apa yang terjadi di era SBY , rakyat sudah bisa menilai apakah beliau berhasil atau tidak Dan 2014 muncul sosok Capres yang sejak Pilkada DKI mencuri perhatian dan simpati Rakyat.. sosok yang humble.. rendah hati dan pekerja keras dan anti korupsi.. JOKO WIDODO.
Kagairahan politik serasa sangat berkobar di Rakyat untuk memperjuangkan orang yang berangkat dari keluarga miskin dan memiliki kepedulian kepada rakyat miskin dan mau kerja keras turun langsung ke lapangan selama beliau menjabat sebagai Walikota Solo dan Gubernur DKI. Duh menyenagkan.. Rakyat yang selama ini cuman apatis dengan yang namanya pemilu menjadi hiper aktif dengan berbagai gairah yang memuncak di semua pendukungnya. Karena siapa? Karena mereka mengharapkan sosok PRESIDEN yang benar benar PRESIDEN menjadi PEMIMPIN YANG ADIL UNTUK SELURUH RAKYAT DAN NEGERI INDONESIA.. Dan Alhamdulillah Jokowi – Kalla memenangkan pertarungan sengit.
Dan Indonesia dipimpin oleh Pemimpin yang benar benar di harapkan oleh Rakyat Indonesia. ADIL dan JUJUR. Pembangunan di lakukan di sana sini , Ratusan prestasi di tunjukkan ke Rakyat tanpa pandang bulu , walaupun daerah2 yang di pemilu Jokowi kalah telak , tetap di bangun seadil daerah daerah lain.. walaupun Rakyat di daerah daerah tersebut tetap memberi tada terima kasih dengan cara tidak memilih Jokowi kempali di 2019 , Jokowi tidak akan dendam. Pembuktian hasil kerja keras dan cerdas Jokowi dan Kabinetnya terlihat nyata dan diakui dunia.
Indonesia menjadi satu kakuatan ekonomi baru yang gak bisa di pandang sebelah mata. Semua ada di Indonesia, sumberdaya alam yang sangat memungkinkan Indoensia menjadi negara yang mandiri dan kut secara ekonomi di dalam negri seperti China dengan kekuatan ekonomi dan kekuatan pasar dalam negerinya menjadikan China negara yang kokoh walau teradi perang dagang International melawan Amerika misalnya. Keberhasilan dan pembuktian Jokowi ini memang membuat banyak pihak tidak senang , mereka yang biasa korupsi di sana sini oleh Jokowi dipangkas atau di kurangi misalnya perjalanan dinas dan sejenisnya.
Merekan yang malas malasan tidak bisa lagi bermaslasan dan harus kerja keras melayani Rakyat , mengabdi kepada Nusa dan Bangsa. Merekan yang selalu kongkalikong proyek tidak bisa seperti dulu lagi. Desa desa di bangun dengan dana desa dan kepala desa yang korup di penjara. Alhasil sebagian besar pemilih Jokowi adalah Rakyat kecil yang dengan sadar menyadari keberhasilan dan menikmati manfaat dari program2 pak Jokowi. Memangwjar zona nyaman puluhan tahun, beranak cucu , di sapu oleh kebijakan Pak Jokowi ,menjadikan mereka ini haters haters yang tidak menyukai ada figur anti korupsi berkuasa di negeri ini.
Dan mereka ini yang menjadi pendukung kubu lawan Pak Jokowi di 2019 ini. Seperti aku tulis diatas, Rakyat memang diam , namun Rakyat bisa menjatuhkan VONIS kepada kelangsungan pemimpinnya. Dan 2019 pembuktian bahwa kerja benar , kerja jujur , kerja cerdas, kerja keras, keterbukaan , kejujuran dan keikhlasan seorang Joowi mempu mengalahkan TRILYUNAN dana yang di curahkan untuk meggulingkannya. Ribuan bahkan jutaan makian cacian dan fitnah di lancarkan oleh lawannya tak mampu juga mengalahkan suara suci Rakyat yang tidak di bayar untuk memperjuangkan dan memenangkan Jokowi menduduki kembali, memimpin negeri ini .
Aku bersama relawan GK Jokowi dan memimpin organisasi ini bersama pengurus dan relawan relawan GK Jokowi dan GK Ladies alhamdulillah di jogja memenangkan Jokowi Ma`ruf nyaris 70% dan dengan partisipasi Rakyat yogya sebesar 84%.. RUAR BIASA::: Sebuah pencapaian dari kerja keras selama kampanye yan semua itu kita lakukan TANPA PAMRIH. Ahirnya, setelah proses panjang paska Pemilu 2019 dan melalui sidang MK Jokowi – Ma`ruf dinyatakan MENANG dan alhamdulillah 20 October kemarin sudah di lantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. Kemarin di berita2 nampak lawan lawan politik Pak Jokowi di undang dan akan menjadi Mentri duduk di kabinet kerja jilid 2.
Kemampuan memainkan bidak catur yang handal oleh seorang Jokowi yang mengedepankan kepentingan BANGSA diatas kepentingan pribadi , golongan apalagi DENDAM politik. Bisa saja Jokowi tidak memilih sama sekali lawan politiknya yang selalu mengjhina, menjelek jelekkan, dirinya di kabinet ini. Tapi musuh riil negeri ini adalah Kilafah dan mereka yang berusaha menghancurkan integrasi , kesatuan Negeri besar ini menjadi hancur berkaping keping dengan cara adu domba, dan segala cara di lakukan untuk mengacaukan etenangan di Republik ini. Prabowo yang selama ini di tunggangi oleh kepentingan disintegrasi bangsa , dengan cerdas dan arif bijaksana dan manusiawi, di gandeng dan diajak bekerja untuk memerangi dan mempertahankan NKRI.
Teringan Obama yang menggandeng Hillary Clinton rival kuatnya di pilpres Amerika menjadi mentri Luar negeri USA. Permainan catur Jokowi memang gak bisa di pandang remeh, dengan segala daya upaya yang selama in di lakukan lawan politiknya, Sampai mgumpulkan ratusan ribu massa pun ditanggapi dengan tenang dan penuh perhitungan. Selamat bekerja Pak Jokowi – Ma`ruf dan segenap Kabinetnya di Kabinet Kerja Jilid 2. Doa kami Rakyat Indonesia bisa membawa
INDONESIA MAJU
Yogyakarta 22 Oktober 2019
